Soppeng-Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini Sabtu 2 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh komponen untuk mengevaluasi capaian sektor pendidikan di daerah.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelita Keadilan, Nur Alam Abra menyampaikan pesan krusial terkait tantangan pendidikan di era digital dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa tema tahun ini, "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", harus diimplementasikan secara nyata melalui kebijakan anggaran yang tepat sasaran.
Kendati demikian, ia juga menyoroti bahwa kesenjangan infrastruktur dan fasilitas antara sekolah di kota dan wilayah pelosok masih menjadi pekerjaan rumah yang besar.
Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah agar standar pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Hardiknas 2026 bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi kami untuk memastikan setiap anak, baik yang tinggal di kota maupun di desa terjauh, berhak mendapatkan kualitas pengajaran dan fasilitas yang sama,"kata Nur Alam Abra.
Selain infrastruktur, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru PPPK Paruh waktu dan tenaga kependidikan lainnya.
Menurutnya, kualitas pendidikan yang bermutu sangat bergantung pada kesejahteraan dan ketenangan para penggeraknya di ruang kelas.
"Pendidikan adalah tanggung jawab semesta. Kita perlu gotong royong untuk memastikan anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara,"ungkapnya.
