Kasatreskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra mengakui bahwa hingga saat ini belum ada penetapan tersangka karena masih dalam proses penyelidikan.
"Kendala utama yang dihadapi adalah proses identifikasi terhadap wajah pelaku yang terekam dalam CCTV,"kata Dodie Ramaputra.
Meskipun begitu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan polres jajaran maupun Polda diluar Sulawesi Selatan.
“Sampai saat ini belum diperoleh informasi yang dapat memastikan identitas pelaku,"jelas Dodie Ramaputra dikutip dari media Jelajahindonesia pada Minggu (29/3).
Sebagaimana diketahui, brangkas milik Koperasi Pendidikan Agama Soppeng telah ditemukan di Tessiabeng , Kelurahan Jennae , Kecamatan Liliriaja , Kabupaten Soppeng pada Kamis (26/5/2022).
