Soppeng-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Soppeng, Andi Faizal, mengimbau masyarakat waspada terhadap penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP Digital.
Kata Andi Faizal, saat ini terdapat modus baru yang mengatasnamakan Dukcapil Soppeng meminta NIK, KK, foto selfie, KTP dan OTP dengan dalih update data IKD.
Ia memastikan bahwa pihaknya tidak pernah meminta OTP, PIN, password maupun data rekening untuk aktivasi identitas kependudukan.
"IKD itu gratis dan jangan percaya kalau ada oknum minta data karena begitu dikasih, rekening atau akun e-wallet akan dibobol,"kata Andi Faizal, Sabtu (11/4).
Andi Faizal menegaskan, aktivasi IKD itu wajib verifikasi biometrik tatap muka , sidik jari dan scan wajah, sehingga IKD hanya bisa dilakukan di kantor.
"Tanpa ini, IKD tidak bisa aktif dan kalau cuma lewat Whatsapp maupun telepon lalu disuruh kirim foto KTP itu adalah penipuan,"jelasnya.
