Kantor Desa Kessing, Kecamatan Donri-donri, Kabupaten Soppeng.
Soppeng-Ada yang unik dan mencuri perhatian warga saat melintas di kawasan Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Berbeda dari kantor pemerintahan pada umumnya yang kaku dan bergaya formal. Kantor Desa Kessing justru tampil nyentrik dengan arsitektur menyerupai sebuah kapal laut raksasa.
Bangunan dua lantai bernuansa hijau ini belakangan menjadi perbincangan hangat masyarakat.Dari bagian depan, gedung tersebut dirancang persis seperti haluan kapal yang sedang bersandar.
Selain itu, deretan jendela bulat khas kapal selam, pagar pembatas di bagian dek atas, hingga bendera Merah Putih yang berkibar gagah di bagian ujung depan layaknya tiang kapal asli.
Di bagian atas lambung kapal, terpasang papan nama bertuliskan "DESA KESSING" yang menegaskan fungsi utama bangunan tersebut.
Meski berbentuk kapal, gedung ini tentu saja tidak berlayar di lautan. Netizen bahkan sempat berseloroh dengan membagikan foto bangunan ini disertai kutipan jenaka "Nggak semua kapal harus berlayar, ada yang ditakdirkan tempat rapat desa."
Namun di balik keunikannya, desain menyerupai kapal ini memiliki makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat setempat.
Kantor desa diibaratkan sebagai kapal yang siap membawa seluruh warga Desa Kessing berlayar bersama menuju kesejahteraan, kemajuan, dan pelayanan publik yang lebih baik.
Selain penampilannya yang estetik dan cocok jadi tempat berswafoto (Foto), fasilitas di dalam gedung ini tetap mengutamakan pelayanan masyarakat.
Di lantai 1, difungsikan sebagai ruang pelayanan administrasi publik harian agar masyarakat dapat mengurus berkas dengan nyaman.
Sedangkan untuk lantai 2,digunakan sebagai ruang pertemuan, rapat koordinasi desa, serta kegiatan pemberdayaan warga setempat.
Kepala Desa Kessing, Andi Adam Malik, mengatakan bahwa kehadiran kantor desa berdesain kapal ini tidak hanya berhasil meningkatkan semangat kerja para perangkat desa, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Soppeng, khususnya warga Kessing.
"Banyak warga dari luar daerah yang sengaja melipir hanya untuk melihat langsung keunikan arsitektur "kapal darat" ini,"ungkapnya kepada pewarta pada Kamis (28/5).
