Makassar-Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menunjukkan taringnya dalam konsolidasi perdana bersama jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar se-Sulawesi Selatan di Jalan Batu Putih, Makassar, Minggu (28/6).
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat "perang terbuka" menuju Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel pasca-turunnya diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Tak main-main, ajang ini dihadiri oleh para elite DPD II, serta barisan organisasi pendiri, didirikan, dan sayap Partai Golkar, SOKSI, AMPI, AMPG, KPPG, HWK, MKGR, dan MDI.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 13 perwakilan DPD II hadir secara fisik untuk menegaskan loyalitas dan dukungan mereka terhadap "sang pemilik" diskresi.
Sejumlah tokoh penting yang terpantau hadir di antaranya, Andi Kaswadi Razak beserta jajaran sekretaris, dari Soppeng, Aripin, Luwu Timur, Rahmat Masri Bandaso, Palopo, Rahman Pina, Plt Ketua Barru, Victor Datuan Batara, Tana Toraja.
Hadir pula, Arkam, Sekretaris Bulukumba,
Kartini Ottong, Sinjai, Ahmad Shalihin Halim, Sekretaris Sidrap, Marthen Rantetondok, Plt Ketua Toraja Utara, dan
Andi Fahsar M. Padjalangi, Bone.
Selain nama-nama tersebut, delegasi dari DPD II Pangkep, Parepare, dan Maros turut hadir memperkuat barisan.
Hingga saat ini, IAS mengklaim telah mengantongi 15 surat dukungan resmi dari total 24 DPD II kabupaten/kota.
"Tiga DPD lainnya sudah berkomitmen secara lisan dan suratnya sedang diproses. Kami juga masih terus mengunci dua DPD lainnya," tegas IAS di hadapan para peserta.
Mantan Walikota Makassar ini bahkan tidak menutupi ambisi besarnya untuk menyapu bersih dukungan. Ia yakin angka tersebut akan terus melonjak tajam saat Musda.
"Insya Allah, kami optimistis tembus 20 dukungan DPD II," tantangnya.
Dalam arahannya, IAS meminta agar seluruh barisan pendukungnya tetap solid dan tidak goyah oleh dinamika yang berkembang. Ia berharap konsolidasi ini menjadi fondasi kokoh untuk memastikan kemenangan telak pada Musda mendatang.
"Konsolidasi ini menjadi energi pemersatu untuk mensolidkan kader dari berbagai kelompok. Kita bergerak maju," pungkasnya.(*)
