Iklan

Iklan

PEMKAB

SANTIAJI

Meruntuhkan 'Tembok' Pembatas, Duet Harmonis Pimpinan Bone-Soppeng Tuai Apresiasi Publik

Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T08:16:49Z


Bone-Perayaan hari ulang Tahun ke-48 Bupati Bone pada Kamis (4/6) diwarnai momen tak terduga saat pimpinan daerah Bone dan Soppeng berduet di atas panggung.

Aksi ini seolah meruntuhkan sekat protokoler yang selama ini dianggap membatasi komunikasi antarwilayah.

​Di tengah kemeriahan acara, Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, tampil ke atas panggung untuk berduet bersama Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, serta Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin.

​Duet ini bukan sekadar hiburan, ini adalah antitesis terhadap protokoler yang selama ini dianggap sebagai "tembok" pembatas.

Ketiga pemimpin ini tidak sekadar bernyanyi, mereka sedang meruntuhkan mitos bahwa efektivitas pemerintahan harus selalu terkunci di balik meja rapat dan formalitas surat-menyurat.

​Di era yang menuntut eksekusi cepat, hubungan personal yang cair terbukti menjadi aset strategis. Mereka membuktikan bahwa sinergi yang kokoh tidak selalu lahir dari tumpukan dokumen birokrasi, melainkan dari keberanian para pemimpin untuk turun dari "mimbar kekuasaan."
Kehadiran Ketua DPRD Soppeng di Bone bukan sekadar pemenuhan undangan, melainkan sinyal kuat bahwa sinergi lintas wilayah di Sulawesi Selatan kini memasuki babak baru yang lebih progresif dan inklusif.


Di tengah tantangan regional yang kian kompleks, hubungan cair di luar meja rapat menjadi kunci strategis dalam mematikan kebuntuan komunikasi lintas wilayah.
Ketua LPKN Soppeng, Alfred, memberikan apresiasi tajam atas aksi tersebut. Ia menilai bahwa kemampuan pemimpin untuk melebur adalah indikator nyata bahwa mereka tidak menjaga jarak dengan rakyat, melainkan tengah membangun basis kekuatan politik yang lebih solid dan humanis.

​Menurut Alfred, ini merupakan gaya kepemimpinan progresif yang mampu mengabaikan ego wilayah, menggantinya dengan kemitraan yang inklusif dan solutif.

​"Mereka berhasil meruntuhkan dinding pembatas antara elit dan rakyat. Ini adalah pesan tegas bahwa budaya politik masa depan harus santun namun tetap progresif, di mana kolaborasi tidak lagi harus menunggu surat resmi," tegas Alfred, Jum'at (5/6).
Komentar

Tampilkan

  • Meruntuhkan 'Tembok' Pembatas, Duet Harmonis Pimpinan Bone-Soppeng Tuai Apresiasi Publik
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan