Soppeng-Suasana politik di akar rumput Kabupaten Soppeng mendadak mencair dan berubah menjadi penuh kehangatan.
Alih-alih membicarakan urusan birokrasi dan administrasi pemerintahan, empat kepala desa di wilayah tersebut tengah menikmati momen kebersamaan yang santai di pinggir lapangan hijau.
Aksi nonton bareng (nobar) yang jauh dari kesan formal ini melibatkan para abdi negara dari berbagai desa tetangga yang bertindak sebagai 'suporter' demi mendukung tim kebanggaan mereka.
Keempat kepala desa yang larut dalam kemeriahan tersebut meliputi,
Pammuda, Kepala Desa Tetewatu,
H. Samaruddin, Kepala Desa Palangiseng, Andi Wahyu Gunawan, Kepala Desa Ganra, dan Buhari, Kepala Desa Abbanuange.
Beralaskan tenda seadanya dan ditemani suguhan kuliner khas pinggir lapangan, keempatnya tampak khusyuk memelototi jalannya pertandingan tanpa sekat birokrasi bersama warga sekitar.
Usut punya usut, daya tarik utama dari fenomena ini berpusat di Lapangan Sepak Bola Marennu, Desa Tetewatu, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Gelaran turnamen bergengsi ini sukses menarik perhatian luas, mengubah lapangan desa menjadi pusat keramaian.
Kehadirannya tidak hanya menyuguhkan laga sengit di atas rumput, tetapi juga menghadirkan para pemimpin desa di tengah-tengah penonton.
Aksi kompak para kepala desa ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap sepak bola lokal dan kedekatan dengan masyarakat di akar rumput sama pentingnya dengan komitmen mereka dalam membangun desa, Rabu (22/7/2026).
