Soppeng-Hubungan antara pejabat publik dan jurnalis atau wartawan sering kali dinilai sebatas profesionalisme kerja. Namun, pemandangan berbeda justru ditunjukkan oleh Bupati Soppeng dua periode (2016-2024) , Andi Kaswadi Razak.
Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Bumi Latemmamala, kedekatan dan keakraban yang terjalin dengan para kuli tinta justru terlihat semakin erat dan tanpa sekat.
Dalam berbagai kesempatan informal, pria yang dikenal ramah ini kerap terlihat duduk melingkar bersama jurnalis baik media cetak, maupun online.
Tidak ada protokoler ketat, tidak ada jarak pembatas yang ada hanyalah diskusi hangat ditemani secangkir kopi dan Mie Konro.
Bagi para wartawan di Soppeng, sosok Andi Kaswadi Razak bukan sekadar mantan pejabat yang diwawancarai, melainkan sosok senior, orang tua dan sahabat diskusi yang menyenangkan.
"Pung Dulli itu tipe orang yang tidak antikritik. Sejak menjabat dulu hingga sekarang, pintu rumah dan komunikasinya selalu terbuka untuk kami.Kalau bertemu, suasananya selalu cair," ujar Sahar, pemlik media Okitanews , Senin (25/5).
Kedekatan ini rupanya bukan gimik politik semata.Ketua Pembina 72 Community ini menilai bahwa pers adalah pilar penting dalam pembangunan daerah.
Baginya, kritik yang disampaikan wartawan adalah obat, sementara saran adalah vitamin untuk kemajuan Soppeng.
"Jabatan itu ada batasnya, tetapi silaturahmi dan persaudaraan tidak boleh putus.Teman-teman media teruslah berkarya dengan hati untuk kemajuan daerah kita," tutur Andi Kaswadi Razak,.
