Soppeng-Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Farid, mengikuti prosesi sakral Mattompang Arajang dalam rangkaian Atraksi Adat Budaya di area Pameran Pusaka, Soppeng Expo Malaka, Kamis (25/6/2026) malam.
Mattompang Arajang merupakan ritual pembersihan benda-benda pusaka kerajaan yang sarat dengan nilai religius dan filosofis tinggi.
Dalam prosesi tersebut, Andi Muhammad Farid tampak larut dalam suasana khidmat, mencerminkan kedekatan batin terhadap benda-benda pusaka yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu.
Andi Farid mengatakan bahwa Mattompang Arajang bukan sekadar seremonial, melainkan wujud tanggung jawab moral terhadap pelestarian warisan leluhur.
"Mattompang Arajang adalah pengingat bagi kita semua, khususnya saya pribadi, tentang amanah besar dalam menjaga eksistensi budaya daerah," ujar Andi Farid.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan regenerasi yang tetap berpijak teguh pada jati diri budaya di Bumi Latemmamala.
Baginya, menghidupkan tradisi di tengah perkembangan zaman adalah sebuah langkah strategis untuk membentengi karakter daerah.
"Menjaga tradisi bukanlah sebuah bentuk kemunduran. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa budaya dan nilai-nilai luhur para pendahulu kita tetap hidup dan harus dijaga," jelas Andi Farid.(*)
