Program strategis hasil kolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) ini menetapkan lima wilayah di Kabupaten Soppeng sebagai "laboratorium hidup" untuk mengkaji praktik kesehatan masyarakat serta model pemberdayaan warga.
FKM Universitas Hasanuddin menjalin kolaborasi strategis dengan menetapkan lima wilayah di Kabupaten Soppeng sebagai 'laboratorium hidup' untuk riset kesehatan masyarakat dan pemberdayaan warga.
Kelima lokasi tersebut adalah Desa Ganra, Kaca, Manorang Salo, Pesse, dan Kelurahan Lalabata Riaja.
Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menegaskan, keterlibatan para akademisi muda dari berbagai negara menjadi standar pengakuan global atas efektivitas model intervensi sosial yang kini diterapkan di Kabupaten Soppeng.
"Momentum ini semakin memperkuat posisi Soppeng sebagai destinasi riset serta pusat kolaborasi akademik bertaraf internasional yang diakui," jelasnya.(*)
