Iklan

Iklan

PEMKAB

SANTIAJI

Dugaan Proyek 'Siluman' di Desa Lompulle: Kontraktor Kabur, Kades Dinilai Kecolongan ‎

Minggu, 21 Juni 2026, Juni 21, 2026 WIB Last Updated 2026-06-21T08:14:15Z


Soppeng-Proyek pembangunan tanggul pengendali banjir di Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, menuai kontroversi setelah pengerjaannya berhenti total secara mendadak. 
‎Proyek yang sebelumnya terlihat masif dengan mobilitas ratusan dump truck pengangkut material tersebut kini terbengkalai, memicu keresahan dan spekulasi liar di tengah masyarakat.
‎​Di tengah ketidakpastian tersebut, peran Kepala Desa (Kades) Lompulle, Andi Amri, kini menjadi sorotan tajam warga.
‎Sebagai pemegang otoritas wilayah, Kades dinilai kecolongan atau lalai dalam mengawal proyek strategis yang bersentuhan langsung dengan keselamatan publik tersebut.


Publik menuntut transparansi pemerintah desa atas penghentian proyek yang terkesan tanpa penjelasan resmi.
‎​Ketua LSM APKAN Soppeng, Jamaluddin, menegaskan bahwa ketiadaan papan informasi proyek di lokasi semakin memperkuat dugaan adanya praktik "proyek siluman". Ia menyoroti minimnya pengawasan dan komunikasi publik dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.
‎​"Masyarakat berhak mengetahui detail kontrak, anggaran, hingga alasan di balik terhentinya pengerjaan ini. Kami juga sangat menyayangkan sikap Pemerintah Desa Lompulle yang terkesan tutup mata atas persoalan ini," tegas Jamaluddin sebagaimana dikutif dari media Ketikterkini, Minggu (21/6/2026).
‎​Menurut Jamaluddin, sikap diam aparat desa menciptakan ruang spekulasi yang tidak sehat, mengingat proyek tersebut ditujukan untuk pengendalian banjir yang krusial bagi warga setempat.
‎​Hingga saat ini, pihak kontraktor pelaksana maupun Pemerintah Desa Lompulle belum memberikan pernyataan resmi terkait kendala teknis atau administratif yang menyebabkan pengerjaan di lapangan dihentikan.
‎​
Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Proyek 'Siluman' di Desa Lompulle: Kontraktor Kabur, Kades Dinilai Kecolongan ‎
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan