Soppeng-Pemerintah Kabupaten Soppeng kini tengah serius menyiapkan "benih-benih" terbaik melalui pemilihan Duta Anak di ruang pola kantor Bupati Soppeng pada Sabtu (20/6).
Kepala DP3AP2KB Soppeng, A. Husniati, memandang anak bukan sekadar angka dalam data kependudukan. "Mereka adalah benih yang butuh lingkungan kondusif untuk mekar," ungkapnya.
Baginya, Duta Anak adalah sosok yang harus mampu mendengar suara lirih teman sebayanya yang mungkin selama ini tak tersampaikan.
Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menyambut visi ini dengan penegasan yang menyentuh. Menurutnya, melindungi anak adalah tanggung jawab kemanusiaan.
"Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga. Hak di dalam diri setiap anak melekat harkat, martabat, serta hak-hak yang wajib dihormati oleh semua pihak," tuturnya.
Bupati berharap para Duta Anak terpilih dapat menjadi garda terdepan atau "benteng" dalam memerangi isu-isu krusial, seperti perundungan (bullying) dan pernikahan usia dini.
"Pada dasarnya, setiap benih yang kita rawat dengan kasih sayang akan tumbuh menjadi pohon yang rindang di masa depan," pungkasnya. (*)
