Soppeng-Di bawah langit yang menggemakan takbir bersahutan, Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5) kembali hadir membawa ketukan sunyi ke pintu hati setiap insan. Momen sakral ini menjadi titik balik untuk merenungkan kembali arti sebuah pengorbanan.
"Mari jadikan momentum Idul Adha sebagai pengingat tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama," ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng, H. Andi Kaswadi Rasak.
Bagi Andi Kaswadi Razak, Iduladha sejatinya bukan sekadar tentang seberapa banyak hewan kurban yang disembelih , akan tetapi Hari raya ini adalah cermin besar yang memantulkan potret diri kita untuk menyentuh kehidupan sesama dengan kepedulian yang nyata.
Ia meyakini, setiap helai napas dalam melayani sesama dan setiap kebaikan yang disembunyikan di dalam dada adalah investasi abadi yang tidak akan pernah sia-sia.
"Semoga setiap langkah pengabdian dan setiap niat baik yang kita tanamkan menjadi ladang pahala dan keberkahan untuk kehidupan yang lebih baik," ungkapnya penuh harap.
Melalui momentum ini pula, Andi Kaswadi Razak menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Soppeng.
"Secara pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin," ucapnya.
Pada akhirnya, esensi kebahagiaan sejati dalam Iduladha baru akan terasa saat manusia mampu berbagi rasa, meluruhkan segala keangkuhan ego, dan berjalan beriringan dengan penuh kasih sayang demi kehidupan yang lebih berkah.
