Drs. Muhammad Evinuddin, MPA
Soppeng-Dinas Kesehatan Soppeng mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Hantavirus yang lagi viral.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, menegaskan bahwa meskipun situasi saat ini masih dalam kendali, sosialisasi dan edukasi sangat diperlukan mengingat risiko komplikasi kesehatan yang cukup berat bagi mereka yang terpapar.
Ia mengungkapkan bahwa penularan Hantavirus umumnya menular ke manusia melalui udara (airborne) yang terkontaminasi oleh partikel dari kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi.
"Selain itu, kontak langsung antara luka terbuka dengan sisa kotoran tikus juga menjadi jalur penularan yang harus diwaspadai,"kata Muhammad Evinuddin, pada Senin (11/5).
Ia menyoroti beberapa titik rawan penularan, di antaranya gudang penyimpanan barang yang lembap, area pasar dan saluran air (drainase) yang tersumbat serta lingkungan rumah tangga yang tidak menjaga sanitasi makanan dengan baik.
"Gejala awal yang muncul diawali dengan tanda-tanda yang mirip dengan flu biasa, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot di bagian punggung dan paha, sakit kepala, kelelahan hebat dan sesak napas,"ungkapnya.
Karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran Puskesmas untuk meningkatkan surveilans dan kesiapsiagaan dalam mendeteksi gejala-gejala yang mengarah pada infeksi dari hantavirus.
"Kami meminta warga tidak panik dan tetap menjaga kebersihan rumah, lingkungan, rajin cuci tangan, simpang makanan dengan aman, lakukan metode wet cleaning dan segera periksakan diri apabila ada gejala yang mengarah ke Hantavirus,"jelas Muhammad Evinuddin.(*)

