Soppeng-Kabar mengenai hengkangnya Syaharuddin dari kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng tengah menjadi sorotan, Minggu (17/5).
Langkah mundur ini diambil secara sadar demi menjaga marwah organisasi, menyusul dinamika internal terkait aturan larangan rangkap jabatan.
Di balik keputusannya mundur dari kepengurusan PWI Soppeng, pria yang akrab disapa Sahar ini rupanya baru saja resmi menerima mandat baru untuk memimpin Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Soppeng.
Mandat kepemimpinan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum LMP, H.M. Arsyad Cannu, melalui Ketua Markas Daerah Sulawesi Selatan, Irwan R. Adnan.
Alih-alih memicu polemik berkepanjangan akibat rangkap jabatan, pemilik media Okitanews ini memilih mengambil sikap dewasa dengan mundur dari PWI Soppeng.
Keputusan ini dinilai publik sebagai langkah yang kesatria dan bentuk penghormatan nyata terhadap konstitusi organisasi, khususnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
Selain itu,angkah legawa yang ditunjukkan Sahar demi menegakkan aturan dan mengedepankan etika ini justru menuai banyak simpati.
Berbagai kalangan , baik tokoh masyarakat, aktivis dan koleganya di Kabupaten Soppeng memberikan pujian atas sikapnya yang dinilai memberikan contoh berorganisasi yang sehat.
Sementara itu, pihak PWI Kabupaten Soppeng menyatakan saat ini tengah menunggu surat pengunduran diri resmi secara tertulis dari Syaharuddin untuk pemenuhan administrasi.
