Soppeng-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Soppeng memilih jalan agresif untuk mendobrak kelambanan administrasi.
Tim teknis Dukcapil Soppeng , merangsek masuk ke ruang-ruang kelas demi mempercepat perekaman e-KTP bagi para pelajar.
Tak tanggung-tanggung, 20 sekolah tingkat SMA, SMK, MA, dan sederajat dikepung dalam operasi maraton yang digeber tanpa ampun sejak 27 Juli hingga 3 September 2026.
Pada Rabu (29/7/2026) , perekaman biometrik dilaksanakan di SMKN 3 Soppeng, yang menjadi titik kunjungan ketiga dalam rangkaian agenda jemput bola ini.
Sebelumnya, kegiatan serupa sukses digelar di SMAN 7 Soppeng dengan mencatatkan puluhan siswa yang antusias mengikuti tahapan pendataan secara tertib.
Di lokasi, para siswa menjalani serangkaian prosedur standar biometrik, mulai dari pengambilan sidik jari, pemotretan wajah, hingga pemindaian iris mata.
Di bawah komando Plh Kepala Dinas Dukcapil Soppeng, Musriadi, menegaskan tidak ada ruang bagi alasan jarak dan waktu bagi siswa untuk mangkir dari kewajiban data kependudukan.
“Siswa tidak perlu repot izin keluar sekolah atau datang jauh-jauh ke kantor Dukcapil. Dengan cara ini, semua beres cepat, efisien, dan tepat sasaran," tegas Musriadi, Kamis (30/7/2026).
