Iklan

Iklan

PEMKAB

SANTIAJI

Di Balik Eloknya Bumi Latemmamala, Bayang-bayang Narkoba Mengancam ‎Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026, Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T10:48:27Z


Soppeng-Bumi Latemmamala kini tidak sedang baik-baik saja. Di balik upaya pembangunan daerah yang masif, bayang-bayang dari ancaman gelap peredaran narkoba kian nyata merangsek hingga ke pelosok desa di Soppeng.
‎Kabupaten Soppeng boleh dikata sedang "Darurat Narkoba".Hal itu menyusul meningkatnya angka kasus dalam beberapa tahun terakhir.
‎Bedasarkan data pada Tahun 2025 , kasus narkoba yang terungkap sebanyak 57,2274 gram dengan rincian 47,3674 gram, 8,58 gram dan 3,28 gram.
‎Data terbaru , sejumlah 36,97 gram yang telah dimusnahkan oleh Kejaksaan negeri Soppeng pada Selasa (12/5).
‎Meski terbilang gram, tentu ini tidak lagi sekadar isu kriminal biasa, melainkan ancaman nyata bagi ketahanan sosial dan generasi muda di Bumi Latemmamala.
‎​Soppeng yang strategis dan sebagai daerah perlintasan antar-kabupaten di Sulawesi Selatan disinyalir menjadi faktor utama mudahnya barang haram (sabu-sabu red) masuk ke wilayah ini.
‎Transaksi kini lebih banyak dilakukan melalui ruang digital atau sistem "tempel" yang terenkripsi, membuat deteksi dini menjadi lebih sulit bagi aparat.
‎​Jika tidak segera ditangani dengan tindakan represif dan preventif yang seimbang, status darurat ini dikhawatirkan akan merusak tatanan sosial masyarakat Soppeng yang dikenal religius dan menjunjung tinggi nilai adat.
‎APH tidak bisa hanya mengandalkan penangkapan. Harus ada upaya sistematis untuk menutup celah masuknya narkoba, mulai dari penguatan keluarga hingga pengawasan ketat di pintu-pintu perbatasan. 
Catatan Redaksi: artikel ini merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan tindakan nyata dari pemangku kebijakan dalam menjaga stabilitas serta keamanan Kabupaten Soppeng dari bahaya narkoba.
Komentar

Tampilkan

  • Di Balik Eloknya Bumi Latemmamala, Bayang-bayang Narkoba Mengancam ‎Generasi Muda
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan